Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat ANtihipertensi dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Apotek Kimia Farma 937 Raya Bogor
DOI:
https://doi.org/10.1200/t3pkv568Kata Kunci:
pengetahuan, dukungan sosial, niat, deteksi dini anemiaAbstrak
Hipertensi disebut juga penyakit tidak menular yang menjadi penyebab banyak kematian di dunia seperti penyakit gagal jantung, stroke, gagal ginjal dan penyakit kardiovaskular lainnya. Dalam meningkatkan efektifitas pengobatan dan mencegah terjadinya komplikasi maka pasien hipertensi perlu mengkonsumsi obat antihipertensi karena obat antihipertensi terbukti dapat mengontrol tekanan darah dalam batas normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien hipertensi di Apotek Kimia Farma 937 Raya Bogor.
Metode penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria inklusi yang dipilih oleh peneliti dengan jumlah sampel 92 responden. Data didapatkan dari pengisian kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan pengukuran tekanan darah. Data yang didapat kemudian dianalisa dengan analisis univariat dan bivariat chi square menggunakan program SPSS.
Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki kepatuhan minum obat rendah sebanyak 39.1% dan hasil pengukuran tekanan darah sistolik maupun diastolik pasien hipertensi ringan sebanyak 53.3% dengan memperoleh p value 0.597 dan 0.614 atau >0.05 yang menyatakan tidak terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien hipertensi di Apotek Kimia Farma 937 Raya Bogor.
Unduhan
Referensi
Adhyatma, A. A. (2019). Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur Dengan Motivasi Melakukan Pemeriksaan PAP SMEAR. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2), 92–99. https://doi. /10.35952/jik.v8i2.153
Aisyah, I. S., Nurlindawati, Oktavia, N., Febriantika, Sucipto, S. Y., Hedo, D. J. P. K., Afdhal, M. R., Waris, L., Pibriyanti, K., Wirawan, S., Ashari, Berek, N. C., Nayoan, C. R., & Zulfikar, I. (2023). Dasar-dasar Promosi Kesehatan (Oktavianis & I. Melisa, Eds.; 1st ed.). Padang: Get Press Indonesia.
Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Almayanti, W. O. A. P., Zainuddin, A., & H, S. N. (2023). Analisis Kejadian Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS) di Kelurahan Tondonggeu Kecamatan Nambo Kota Kendari. Preventif Journal, 7(2). https://doi.org/10.37887/epj.v7i2.35639
Anjalita, S., Dewi Pertiwi, F., & Jayanti, R. (2023). Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur dengan Kunjungan Pemeriksaan Iva Test di Puskesmas Tanah Sareal Tahun 2022. PROMOTOR, 6(3), 281–285. https://doi.org/10.32832/pro.v6i3.256
Ariwati, V. D., & Khalda, Q. (2023). Analisis Jalur: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan Stunting Menggunakan Health Promotion Model. Journal of Health, 10(1), 63–72.
Ariwati, V. D., Nufus, H., Andrayani, R., & Wandira, B. A. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Ibu Melakukan Deteksi Dini Stunting pada Balita di RW 9 Kelurahan Cilangkap, KotaDepok, Jawa Barat. Jurnal Nusantara Madani, 2(3), 1–10.
Attaqy, F. C., Kalsum, U., & Syukri, M. (2022). Determinan Anemia pada Wanita Usia Subur (15-49 Tahun) Pernah Hamil di Indonesia (Analisis Data Riskesdas Tahun 2018). JIK JURNAL ILMU KESEHATAN, 6(1), 48. https://doi.org/10.33757/jik.v6i1.486
Ba’ka, L., Assa, I., Asriati, A., Bouway, D. Y., Tuturop, K. L., & Adimuntja, N. P. (2023). Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur pada Penyakit Anemia di Kampung Yoka. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(2), 626–631. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i2.18640
Desreza, N., Mulfianda, R., & Nurmalia. (2022). Effort to Prevent Stunting in Families with Toddler Based on The Planned of Behavior Theory Approach in Lampulo Village, Banda Aceh City. Phamacology, Medical Reports, Orthopedics, and Illness Details (Comorbid), 1(1), 93–100.
Edison, E. E. (2019). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Jurnal JKFT, 4(2), 65. https://doi.org/10.31000/jkft.v4i2.2502
Fuady, I., Prasanti, D., & Indriani, S. S. (2020). Penerapan Teori Plan Behavior: Faktor yang Mempengaruhi Niat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Jurnal Berkala Kesehatan, 6(1), 24–30.
Hanifah, N. A. A., & Stefani, M. (2022). Hubungan Pernikahan Usia Dini dengan Angka Kejadian Stunting pada Balita di Kelurahan Mekarsari. Jurnal Gizi Ilmiah : Jurnal Ilmiah Ilmu Gizi Klinik, Kesehatan Masyarakat Dan Pangan, 9(3), 32–41. https://doi.org/10.46233/jgi.v9i3.819
Mardiah, A. (2020). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi. Human Care Journal, 5(1), 281. https://doi.org/10.32883/hcj.v5i1.800
Marsudi, L. O. (2021). Sosialisasi Deteksi Dini Anemia Kepada Masyarakat di Masa Pandemi Penyakit Coronavirus (COVID-19). Abdimas Medika, 2(1). https://doi.org/10.35728/pengmas.v2i1.679
Pamela, D. D. A., Nurmala, I., & Ayu, R. S. (2022). Faktor Risiko dan Pencegahan Anemia pada Wanita Usia Subur di Berbagai Negara. IKESMA, 18(3), 161. https://doi.org/10.19184/ikesma.v18i3.26510
Qudriani, M., & Umriaty, U. (2020). Peningkatan Pengetahuan Karyawati Yogya Mall tentang Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS). Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 3(2), 61–68. https://doi.org/10.30591/japhb.v3i2.2010
Rahmawati, T. (2019). Dukungan Informasi Suami dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Jurnal Persada Husada Indonesia, 6(22), 50–59.
Rochimat, I. (2022). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Intention (Niat Perilaku) Masyarakat Untuk Berkunjung Ke Posbindu PTM dalam Rangka Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular di Kota Tasikmalaya. Media Informasi, 18(1), 33–36. https://doi.org/10.37160/bmi.v18i1.6
Sandi, P. L., Ayuningsih Bratajaya, C. N., & Susilo, W. H. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Intensi Masyarakat untuk Berobat ke Pelayanan Kesehatan. Jurnal Smart Keperawatan, 7(1), 1. https://doi.org/10.34310/jskp.v7i1.301
Sari, H., Aswan, Y., & Pohan, S. Y. (2021). HHubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur terhadap Minat Melakukan IVA Test di Wilayah Kerja Puskesmas Wek I Kota Padangsidimpuan Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 6(2), 134. https://doi.org/10.51933/health.v6i2.532
Sari, N. L. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) dengan Pemakaian Alat Kontrasepsi. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 7(1), 41. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v7i1.59
Sasono, H. A., Husna, I., Zulfian, Z., & Mulyani, W. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Beberapa Wilayah Indonesia. Jurnal Medika Malahayati, 5(1), 59–66. https://doi.org/10.33024/jmm.v5i1.3891
Simorangkir, R. O., Br.Sitepu, A., & Gunny N, G. S. (2022). Gambaran Deteksi Dini Anemia pada Ibu Hamil di Klinik Helen Tarigan Tahun 2021. Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 36–48. https://doi.org/10.47709/healthcaring.v1i1.1319
Sundari, S., & Setiawati, E. (2018). Pengetahuan dan Dukungan Sosial Mempengaruhi Perilaku Deteksi Dini Kanker Servik Metode Iva. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 1(1). https://doi.org/10.35473/ijm.v1i1.34
Teja, N. M. A. Y. R., & Dewi, N. W. E. P. (2022). Hubungan Pendidikan dan Kemampuan Deteksi Dini dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Malahayati Nursing Journal, 4(8), 2088–2096. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i8.7170
Waelan, I., Effendy, D. S., & Harleli, H. (2022). Hubungan antara Pengetahuan dan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri SMAN 8 Kendari Tahun 2020. Jurnal Gizi Dan Kesehatan Indonesia, 1(3), 115–119. https://doi.org/10.37887/jgki.v1i3.23398
Yani, E., Sulhawa, Sartika, T. D., & Sari, E. P. (2023). Hubungan Usia, Tingkat Pengetahuan, dan Kepatuhan Minum Fe terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 13(25), 211–216. https://doi.org/10.52047/jkp.v13i25.154
Unduhan
Diterbitkan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Nusantara Madani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






