HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN SETANDAR PROSEDUR OPRASIONAL (SPO) PEMASANGAN INFUS DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD MALINGPING PROVINSI BANTEN TAHUN 2022
Kata Kunci:
Motivasi Perawat, Kepatuhan Perawat, Standar Prosedur Operasional, dan Pemasangan Infus. , Motivasi Perawat, Kepatuhan Perawat, Standar Prosedur Operasional, dan Pemasangan Infus.Abstrak
Tindakan menginfus ialah tindakan medis, kegiatan ini juga yang paling umum dikerjakan disebuah pelayanan kesehatan. tindakan tersebut menyebabkan dampak timbulnya infeksi, mengakibatkan bertambahnya harga pengobatan dan lamanya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi perawat dengan tingkat kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pemasangan infus di instalasi rawat inap RSUD Malingping Provinsi Banten tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan menganalisa hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen melalui pendekatan “Cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling berupa total sampling/sampel jenuh, yaitu sebanyak 53 orang perawat. Hasil uji chi square diatas diperoleh nilai P = 0,002, am melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pemasangan infus di Instalasi Rawat Inap RSUD Malingping Provinsi Banten Tahun 2022. Dengan penelitian ini diharapkan perawat dapat meningkatkan kepatuhan dalam melaksanakan SPO yang berlaku dalam hal ini khususnya SPO pemasangan infus.
Unduhan
Referensi
Adang Bachtiar Trisnantoro, H. H. ; L. (2014). Kebijakan Keperawatan Berbasis Kinerja di Rawat Inap RSUD Tangerang. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 14(02), 63–67.
Andares. (2009). Analisa hubungan karakteristik perawat dan tingkat kepatuhan perawat dalam pelaksanaan protap pemasangan infus di Rumah Sakit Badrul Aini Medan. Tesis Program Pasca Sarjana, Minat Magister Kesehatan, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : renikacipta. Pustaka belajar.
Atmoko, T. (2008). Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Skripsi. Universitas Padjajaran Bandung.
Azwar, A. (2009). Administrasi Kesehatan, Edisi ketiga. Binarupa Aksara. Jakarta.
Dougherty, L. (2008). Akses Vena Sentral: Perawatan dan Tata Laksana. Jakarta: Erlangga.
Eriyanto. (2015). Analisis Isi. Jakarta: Kencana.
Grafika. (2014). Etika Keperawatan Dan Keperawatan Profesional.
Hasibuan. (2010). Manajemen Sumber Daya Mnusia Jakarta: Bumi Aksara.
Hastono. (2016). Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Hinlay, G. (2006). Infection control in pheriperal canula. Nursing Standar.
Ivancevich. (2007). Perilaku dan Manajemen Organisasi. Edisi 7. Jilid I. Alih bahasa oleh Gina Gania. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Johnson, T. R. (2004). Hubungan Beban Kerja Perawat dan Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat 114 Jurnal Managemen Keperawatan . Volume 1, No. 2, November 2013; 107-114 Inap Rumah Sakit Umum. Hubungan Beban Kerja Perawat Dan Kualitas Dokumentasi Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat 114 Jurnal Managemen Keperawatan . Volume 1, No. 2, November 2013; 107-114 Inap Rumah Sakit Umum.
Mangkunegara, A. A. P. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia Bandung.
Mark, S. (2011). Health Psychology: Theory, research and practice.
Mudayana, A. A. (2010). Pengaruh Motivasi dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat FKM UAD 2010.4(2):84- 9.
Neila Fauzia. (2019). Tingkat Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Standar Operasional Prosedur Pemasangan Infus; Studi Kasus Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit X Kabupaten Pidie. Jurnal Penelitian.
Notoatmodjo. (2003). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta.
Notoatmodjo. (2012). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmojo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan.
Potter, P. (2014). Potter & Perry’s Fundamentals of Nursing, 2nd Edition. Australia: Mosby-Elsevier.
Pratiwi, Karimah, M. (2017). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kelelahan Perawat Rumah Sakit,.
Priharjo. (2008). Konsep & Perspektif Praktik Keperawatan Profesional Edisi 2. Jakarta: E.
Rahayu. (2015). factor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan prosedur tetap pemasangan infus di instalasi gawat darurat dan instalasi rawat inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka.
Rusna, R. (2009). Gambaran Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Di Rumah Sakit Permata Bekasi. Universitas Indonesia, Jakarta.
Sarwono. (2007). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan.
Setiadi. (2007). Konsep dan Penulisan. Riset Keperawatan. Jakarta: Graha Ilmu.
Smeltzer, B. &. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddart. 3(3).
Smith dan Johnson, Y. (2010). Prosedur kritis kepereawatan. Ed-5. Jakarta: EGC.
Snell. (2006). Anatomi Klinik. Edisi 6. Jakarta: EGC.
Diterbitkan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Nusantara Madani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






